Getaran pada saku celana membuat Adam merogohnya. Layar ponsel menyalah. Sebuah pesan masuk dari nomor yang belum dia simpan. From : Unknown Tugas sudah saya laksanakan, Sir. Seketika senyum di wajah Adam mengembang. Memang sudah waktunya dia bertindak. Pelan-pelan, tapi pasti mengarahkan Angelica kepadanya. Dia tidak perlu ikut campur, hanya membuat situasi wanita itu menjadi sulit hingga mencarinya. Meskipun ini riskan dengan tingkat keberhasilan yang sangat rendah, tetapi patut dicoba. Jika perkiraannya benar, beberapa saat ke depan Angelica pasti menelepon. Menunggu Angelica ditemani alkohol akan sangat pas. Bergegas Adam menuju ke arah mini bar di penthouse barunya di Los Angeles. Tempat ini dia beli bersamaan dengan hari pertama dia mencari Angelica di negara ini. Siapa sangka,

