Semua sudah siap di atas meja. Ahh, harusnya ruang kerjaku lebih besar—ada meja dan sofa nyaman—untuk menyambut tamu mungilku. Bagaimana lagi, aku hanya seorang manajer. Level segini hanya memperoleh ruangan personal dengan meja dan kursi kerja saja. Perusahaan hanya menyediakan privasi yang lebih, dalam ruangan berdinding tebal ini. Aku sudah menyingkirkan berkas kerjaku dalam lemari terkunci. Pajangan yang rawan pecah juga sudah aku angkut ke dalam laci. Keyboard sudah lepas koneksi dari CPU dan masuk dalam lemari. Tersisa monitor yang belum aku dapatkan tempat penyimpanannya. Semua aku lakukan demi Fatih. Aspek utamanya, karena aku harus mengamankan pekerjaanku. Aspek lainnya, demi keselamatan Fatih. Gerak rusa kecil yang penuh keingintahuan perlu aku kondisikan. Sekali pernah aku t

