Chapter 68

1103 Words

Masih dengan perasaan risau, suara jantung yang berdegup tidak karuan. Prass merasakan dilema, bimbang dan risau yang ia rasakan kini. Ia berjanji kepada ayahnya untuk memanjakan Nara walaupun Prass tidak mencintainya, Prass menggigit jempol tangan kiri miliknya, masih dengan keadaan risau dan dilemma berat. Prass masih enggan percaya bahwa ia sudah meniduri Nara setelah mabuk berat. Lisa masih bekerja di ruangannya dengan disibukkan banyaknya berkas untuk ia selesaikan malam ini juga. Seharian ini Prass hampir tidak menyentuh Lisa sedikitpun, bahkan menciumpun tidak. Lisa hanya sibuk bekerja seharian, “Aku pulang duluan ya, sudah malam juga. Kamu enggak akan pulang ke aku kan? Aku mau bilang sama kamu, kalau aku selalu diikutin beberapa orang. Begini deh, aku enggak minta diperlakukan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD