Monica yang mendengarkan Nina hanya terkekeh dengan wajah yang terlihat malu-malu, bisikan Nina membuat Monica salah tingkah, “Kamu cantik Monica, awas saja hati-hati jadi teman mesra William. Aw …” Monica hanya tertawa ketika Nina menggodanya dengan nakal, masih dengan posisi berdiri dengan lengan yang menyilang. Nina bersandar dengan duduk di sebelah Monica, kebetulan Nina sudah menyelesaikan seluruh tugas-tugasnya. Dengan ruangan milik Monica yang hanya ada dirinya seorang, Nina menggodanya kembali dengan tingkah nakal, “Ruangan kamu sama milik Pak William sama-sama dekat, awas bawa perasaan sama Pak William. Oh, iya Monica, kamu sudah bisa kan ms.office? takutnya belum bisa masukin data-data, saya malas mengajari soalnya. Banyak sekali anak baru yang enggak betah ada disini. Entahlah

