“Mhhh,” rintihan Lisa ditelinga Prass. Masih dengan erangan dan desahan manis. Lisa menikmati permainan Prass mala mini dengan b*******h. Tubuh maskulinnya membuat Lisa semakin b*******h dan panas. Prass semakin memasuki Lisa, sudah dua hari Lisa hanya terdiam dan manis dihadapan Prass. Prass memeluk tubuh Lisa erat di kamar pribadinya di kantor. Malam ini Prass merasakan gejolak hasrat tinggi ketika melihat kedua paha Lisa dan bulatan p******a sintal milik Lisa di ruang kerja. Dengan erangan Lisa, Prass semakin memperdalam miliknya ke dalam liang surge Lisa. Prass menampar b****g Lisa berkali-kali, hingga Lisa kesakitan. Bagian depan dan belakang milik Lisa sudah ia jamahi. Prass sudah 3 jam melakukannya bersama Lisa di kamar. Masih belum melakukan pelepasan, Prass meremas kedua p*****

