Pactum | 19

1044 Words

Kali ini Natasya banyak diam ketika bertemu dengan Farel, meski pria itu terlihat begitu manis dan hangat. Natasya tiba-tiba kembali mengingat ucapan Kenan malam itu soal kekasihnya ini. Farel main cewek? Dia sering keluar dengan cewek berbeda setiap malamnya, keluar masuk hotel, tipe pria tidak setia. Benarkah? Natasya sebenarnya tak ingin ambil pusing. Tapi bagaimana, akhirnya Natasya juga kepikiran. Masa iya kekasihnya seberengsek itu? Benar-benar sulit dipercaya. "Bisa aja Kenan mengarang cerita kan? Ingat Tasya, Kenan senang kamu berada dalam kesedihan. Dia pasti berencana buat kamu putus hubungan dengan Farel. Kemudian Kenan akan menertawakanmu, dia telah menang!" Natasya mencoba menasehati dirinya dalam hati, menutup matanya beberapa saat untuk mengenyahkan pikiran gila tentang F

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD