Sebuah kejutan, sekitar jam sepuluh pagi Kenan kembali dari kantor tanpa memberitahu Natasya lebih dulu. Kenan langsung menghampiri Natasya yang sedang berbaring santai sambil bersenandung di kamar. "Eh, Ken!" Natasya terlonjak kaget, segera dia mengubah posisinya menjadi duduk. "Kapan kembali? Nggak salah liat jam kan aku? Masih jam sepuluh pagi." Kenan tersenyum. "Tentu saja tidak. Saya memang sengaja balik jam segini. Ayo, ikut saya." "Ke mana?" "Ikut saja." Kenan membantu Natasya berdiri dari posisinya. Natasya masih menggunakan tongkat, dokter setiap hari datang ke rumah untuk memeriksa kondisi jahitan pada kakinya. Sudah jauh lebih baik. Ketika sampai di lantai dasar, Kenan memberikan skuter listrik kepada Natasya supaya wanita itu tak menggunakan tongkatnya lagi untuk berjala

