Pactum | 15

1008 Words

"Kenan, celana yang kemarin aku pakai kamu taruh di mana? Kenapa kata Bibi nggak ada dicucian?" tanya Natasya pada Kenan. Kebetulan sekali ketika Natasya habis dari dapur tadi, Kenan juga baru saja turun dari lantai atas--kamarnya. Kenan mengernyit. Dia masih sibuk dengan jas kerjanya. Sebentar lagi Kenan akan berangkat ke kantor, soal kondisi Natasya ... wanita itu baik-baik saja. Benar kata Irsyad, itu hanyalah alergi kulit biasa ketika terlalu lama mengenakan celana jeans. "Kenapa memangnya?" tanya balik Kenan. Kebiasaan sekali. Bukannya menjawab malah melempar pertanyaan kembali. "Itu celana Ratih, aku mau mengembalikannya." Perasaan Natasya mulai tidak enak, entahlah. Awas saja kalau Kenan membuat ulah lagi. Kenan mengangkat bahu santai. "Saya sudah membuangnya," jawab Kenan tanpa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD