Panggilan Tak Terjawab

1581 Words

Saras menikmati pemandangan di luar jendela kereta, sederetan pohon berlatar pegunungan hijau yang asri. Bunyi roda besi yang bergesekan dengan rel bagaikan suara musik yang enak didengar. Bulan madu Saras dan Erwin berjalan mulus. Semua yang pernah orang katakan tentang indahnya bulan madu, Saras dapatkan. Belum pernah Saras merasa sebahagia saat ini. Menghabiskan waktu berdua saja bersama lelaki tercinta. Rasanya waktu sangat cepat berlalu, tahu-tahu mereka sudah harus kembali pulang dan menghadapi dunia nyata. Liburan telah usai. “Kamu nggak ngantuk, Dik?” tegur Erwin. Saras menoleh saat suaminya menyentuh pelan jemari tangan kanannya. “Belum, Mas. Aku malah lapar sekarang,” Saras terkikik. Erwin tersenyum. Tanpa bicara ia mengambil sebungkus roti bulat dari dalam tas yang tergel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD