Chapter 29 Don’t leave me Amanda juga yakin kalau lelaki itu bahkan tidak mandi atau membersihkan diri. Rambutnya awut-awutan tak tersentuh sisir sepertinya. Sosoknya sangat berbeda dari sosok karismatik rocker star. Ya Amanda sempat mencari tahu sosok Adam Cross dan dia tidak menyangka sosok mempesona dulu kini menjadi sosok menyedihkan seperti saat ini. “Anda bau sekali,” gerutu Amanda sambil menutup hidungnya. Lelaki itu hanya mengangkat bahunya tak peduli. “Kenapa harus mandi dulu, toh nanti badanku juga kotor lagi kena darahmu. Aku punya banyak rencana untuk membunuhmu, kau pasti suka,” kata Adam Cross datar. Amanda bergidik ngeri, bagaimana lelaki itu membicarakan tentang rencana pembunuhan dengan begitu mudahnya. Amanda tak habis pikir. Apa lelaki itu sudah mati rasa? Tak pun

