Chapter 25. Penculikan

1720 Words

Chapter 25 Penculikan   “Cium aku, cumbu aku... kumohon... aku ingin melupakan bayangan tadi.” Pinta Amanda dengan penuh permohonan. Ada kesedihan dan kehancuran di mata Amanda. Haruskah Austin meloloskan pinta Amanda yang menurutnya di luar prediksinya. "Sayang, a-ku ...." "Tolong ... atau kamu jijik sama aku?" tanya Amanda dengan tatapan terluka. Dan Austin tak bisa lagi menahan dirinya. "Aku tidak mau kau membenciku karena merenggut kehormatanmu di saat kamu sedang terguncang," bisik Austin mencoba menarik kesadaran Amanda. "Tapi aku yang minta, tolong," bisik Amanda penuh permohonan. Ada kesakitan terlihat dari kedua bola matanya membuat Austin semakin yakin ada kejadian yang membuat Amanda begitu terluka. Dan dia sudah bersumpah akan membahagiakan gadisnya itu. Terlepas dari a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD