Rumit Part 24

2040 Words

Zahra yang duduk di ranjang menyambut suaminya dengan senyuman lebar, suaminya baru saja masuk kamar karena tadi dia tinggalkan. El menutup pintu. Dia juga menguncinya. "Bukannya ini baru setengah 6, kenapa dikunci sekarang? Masih terlalu awal untuk mengurung diri di kamar. Apa Mas mau melakukan sesuatu sehingga perlu mengunci pintu?" tanya Zahra. Hatinya saat ini sangat senang karena persoalan bubur. Dia merasa ada harapan sekarang. Mungkin suaminya yang mau memakan masakannya itu adalah petunjuk dari Allah bahwa mereka memang berpeluang jodoh makannya dijodohkan. Mulai saat inipun dia akan berubah. Dia tidak akan canggung lagi di depan suaminya. Mungkin selama ini dia pasangan yang pasif sehingga suaminya tidak tertarik padanya karena dia yang kaku dan pemalu. Mulai sekarang dia ingin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD