Bukan pertama kalinya Vita berdebat dengan Tommy sejak mereka bertemu sampai sekarang. Tommy sudah terbiasa mendengar protes dari mulut Vita, dalam pekerjaan ataupun keseharian. Kalau sampai Vita diam dengan kejahilan Tommy justru Tommy merasa aneh. Hanya Vita yang berani berdebat sengit dengan pemuda tampan keturunan yakuza yang ditakuti semua orang. Bahkan perempuan lain akan memberikan senyum palsu dan menuruti permainan Tommy hanya untuk menarik perhatian seorang Tommy. Vita masih belum terima dengan kecurigaan Tommy tentang Bagas. Baginya terlalu mengada-ngada karena Vita dan Bagas jarang sekali berkomunikasi atau terlihat akrab. Bahkan Bagas tidak pernah terlihat berniat mendekatinya waktu Vita masih bekerja sebagai tim drafter. Kesal dengan sikap keras kepala Vita, Tommy menekan t

