Bab 23

2134 Words

Air mata kembali terurai. “Aku akan bilang sama Om Billy, aku nggak sanggup untuk jadi istrimu--” Farhana memberi jeda, “aku nggak bisa,”  imbuhnya seraya berbalik. Namun, Farras segera menahan tangannya, dan menarik Farhana ke dalam pelukannya.    “Aku minta maaf,” ucap Farras seraya merekatkan pelukannya.    Gias dan Nesya tercenung menatap mereka. Jantung Gias mencelus saat melihat Farras melunak dan itu karena Farhana.    Tangan Farhana tetap menjuntai ke bawah, dia tak ada niat untuk membalas pelukan Farras. Yang ada dipikirannya saat ini adalah, andai pelukan itu datang dari Gias, dan saat ini Farhana dapat melihat pria itu dengan ekor matanya.    Gias tampak salah tingkah dan segera menarik tangan Nesya agar sedikit menjauh dari sana. Nesya tergemap menatap Gias yang menarik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD