Bab 18

1137 Words

"Aku penasaran dengan cinta pertama bapak. Kok menghilang ya?" tanya gadis pelayan cafe itu. Aku menghentikan cerita ku sejenak, melihat ayu yang sudah menguap berkali-kali.    Sudah berapa lama kah aku bercerita? Kulirik jam mewah keluaran terbaru di tanganku.     "Ah ya ampun, sudah malam ternyata." Jam menunjukkan pukul 10 malam. Dan waktu nya cafe itu tutup. Pantas pelayan itu ku perhatikan sering menguap dari pada fokus mendengar ceritaku.    "Soal Rara?" tanyaku yang mendapat jawaban anggukan darinya. "Masih lama Yu, belum saatnya aku membuka apa yang terjadi dengan Rara." Ayu membulatkan mulutnya membentuk huruf O. Dia melihat jam dinding dan pelayan lain yang juga sudah bersiap-siap akan pulang. Baiklah, untuk hari ini cukup sampai disini dulu cerita nya.     "Mau pulang?" tany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD