#47 - Belajar Sihir

1065 Words

"Berteman? Heh, jangan harap. Asal kau tahu saja, aku masih menyimpan kekesalan yang sangat besar padamu." Kareen menunjuk wajah Beno dengan dagunya. Jarak mereka saat ini kian menipis. Gadis itu terus memajukan langkahnya menuju Beno yang kini sedikit kikuk. "Dan jika kau memintaku untuk mengajarimu sihir, kemungkinan akan kupertimbangkan," ucap Kareen seraya menepuk pundak Beno sambil berlalu melewati cowok itu. Kareen berjalan menuju pohon tempat Beno sebelumnya tertidur. Gadis berambut merah itu lalu menyandarkan tubuhnya dengan santai. "Wah, ternyata di sini memang nyaman," sambungnya sambil menepuk-nepuk batang pohon yang dijadikannya untuk tempat bersandar. Beno hanya menatap Kareen heran. "Dia memang sesuatu. Bahkan saat kesal setengah mati padaku, dia masih mau mengajariku...

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD