#34 - Sihir (Bagian 1)

1201 Words

Beno memandang seluruh ruangan yang ada di sekelilingnya. Cowok itu mulai menelaah setiap bagian dari dinding dan plafon ruang sempit itu. Berharap ada sedikit celah atau lubang yang bisa digunakannya untuk meloloskan diri di sana. Dengan perlahan Beno meraba setiap sisi dinding, begitu juga plafon—dengan menggunakan kursi yang terletak di sudut ruangan sebagai pijakan untuk menggapai bagian plafon—untuk mencari celah, barangkali ada sebagian dinding atau plafon yang bisa dibukanya dan menjadi salah satu jalan untuknya melarikan diri. Beno beberapa kali mendorong plafon yang terbuat dari kayu tipis itu. Namun, lapisan kayu tipis itu tak bergerak barang sedikitpun. Begitu juga pada bagian dinding yang tampaknya terbuat dari bahan yang lebih tebal. Sesaat Beno termenung, ia memikirkan baga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD