Arka bangun dari tidurnya. Kemudian laki - laki itu merubah posisi menjadi duduk. Tangannya memegang kepalanya yang berat. Ia melihat sekeliling nya, sudah rapi tak seperti sebelumnya yang sangat kacau. Kemudian laki - laki itu memutuskan ke kamar mandi. Setelah membersihkan diri, Arka turun untuk sarapan. Ben melihat Arka hanya diam, ia takut mood laki - laki itu belum bagus. "Selamat Pagi Pak. Sarapan sudah tersedia." Arka menggerakan tangannya seperti mengusir menandakan tak ingin diganggu. Kemudian Ben pergi dari hadapan atasannya. Ponsel Arka berdering. Tapi laki - laki tak mengadah kan panggilannya. Ben yang sedang menikmati sarapannya terganggu oleh ponselnya yang berdering sejak tadi. Akhirnya memutuskan untuk mengangkat panggilan tersebut. "Halo-" "Arka dimana!" "Lo kenap

