BAB 42

1176 Words

Alea menatap Arka dihadapannya dengan tatapan yang sulit diartikan. Tatapan nya beralih pada kalung bulan ditangan kanannya. "Aku bingung." Lirih Alea. "Apa yang buat kamu kamu bingung?" Alea menatap Arka lekat, tangan wanita itu terulur menyentuh d**a bidang Arka. "Hati kamu." Arka membuang nafasnya kasar. "Apa ucapan aku belum buat kamu menerima aku kembali?" Alea menggelengkan kepalanya. "Entah." Arka kemudian memeluk Alea. Alea yang dipeluk hanya diam. "Selama ini aku selalu membangun dinding yang begitu kokoh. Aku selalu mendorong mu untuk menjauh dariku dan tanpa sadar itu menjadi bumerang untuk diriku sendiri. Aku terlalu jatuh untukmu Lea, tapi aku selalu menyangkalnya. Hati ku terlalu keras untuk mengatakan bahwa aku mencintaimu. Kebencianku membuat ku buta akan dirimu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD