"Aluna.. jangan lari - lari.." "Mommy hikss.." Aluna terjatuh dan menangis.. Alea pun memegang perut besarnya menghela nafas panjangnya. "Sudah mommy katakan.. jangan lari. Jatuh kan.." "Hikss.. maaf mommy." Alana menjulurkan lidah nya mengejek. "Siapa suruh lari - lari wlekk." "Hikss.. Lana nakal hikss." "Sudah Lana, kembali ke kamar kamu.." Alea membantu mengobati anaknya. Dia pusing melihat tingkah anak kembarnya yang semakin hari semakin menguras tenaganya. Belum lagi dia hamil sudah memasuki 9 bulan. Sebentar lagi akan melahirkan. Cup. Arka mengecup pipi istrinya. "Ada apa sayang.." "Anak kamu, tiap hari berantem.. aku pusing. Belom lagi susah banget kalau dikasih tau." "Namanya juga mirip mak nya. Kamu juga dulu kaya gitu." "Enak aja!" "Fakta hahah.." "Kamu ngatain a
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


