Ravino kembali ke markas dengan keadaan babak belurnya, sang pemimpin Black Mafia merasa heran dengan hal itu. Ia pikir Ravino akan bisa membawa Listya pergi kemudian mereka akan melanjutkan misi selanjutnya, tetapi ternyata Ravino gagal karena kedatangan Sandi yang entah mengapa mengetahui semua rencananya itu. Ravino meminta pada Mr. Black agar dia mau membantunya melakukan penyerangan besar-besaran pada Sandi dan keluarganya. Tak ada maaf lagi bagi mereka, Ravino ingin mempercepat semuanya agar ia bisa mengambil alih Listya kembali. Ia sudah tidak sabar mematahkan seluruh tubuh Sandi untuk membalas apa yang ia alami hari ini, satu luka maka akan dibalas dengan beribu luka. Mr. Black juga sepertinya setuju dengan apa yang Ravino usulkan, tidak ada alasan bagi mereka untuk menunda penye

