Alarm ponselku menyala dan berteriak cukup nyaring di rumah yang sangat sepi ini. Setelah berhasil memaksaku bangun, aku segera mematikannya dan hanya duduk dengan punggung tersandar pada kepala ranjang. Kuusap wajahku kasar dan aku juga bisa merasakan ada sedikit janggut dan kumis mulai tumbuh tak terawat di sana. Sial, jika aku berkaca sekarang mungkin aku akan menertawakan diriku sendiri karena sejak tiga hari terakhir penampilanku sangat kacau. Ya, tiga hari. Sejak Iharasi dibawa masuk ke UGD, menginap semalam di ICU lalu dipindah ke ruang perawatan hingga sekarang. Tapi dia belum sedikitpun menunjukan tanda-tanda akan sadar. Sepertinya, aku masih harus bekerja keras.... Sejak Iharasi dipindahkan ke rumah sakit di kota, aku selalu menemaninya dan tidak pernah sekalipun meniggalka

