"Mas" Ifa memanggil El yang tengah berdiri menatap lurus ke depan dibalkon kamar dengan sebatang nikotin disela dua jarinya. Tatapannya sangat kosong entah apa yang dipikirkan suami Ifa saat ini, yang jelas El hanya diam tidak menyahut panggilan Ifa. Ifa memeluk suaminya dari belakang dia sangat paham perasaan suaminya saat ini, dia merasa dibohongi dan dikhianati Asisten pribadinya yang sudah tumbuh besar dengan cinta dan sayang dari orang tua yang sama, meskipun tidak ada hubungan darah. Ifa menempelkan kepalanya dipunggung kekar suaminya, Ar terkejut dengan apa yang dilakukan sang istri, dia mematikan rok**k yang ada dijarinya. El sangat tau kalau sang istri tidak suka dia merok**k didepannya, El menghargai sang istri tercinta! setelah mematikan rok***k yang tadinya menjadi teman le

