Balkon Kamar

1163 Words

Ifa menatap suaminya yang tengah duduk di kursi balkon dengan tatapan polosnya, dia merasa kalau ada yang disembunyikan suaminya dari dia. Sejak pulang dari kantor sang suami hanya duduk di balkon kamar dengan menatap lurus kedepan dengan batang ro***k yang ada disela jarinya. Sebotol wins ada diatas meja yang ada didekatnya, Ifa sangat hapal kalau suaminya! dia tidak akan mengambil koleksi wins yang dia milik kalau dia tidak tengah dalam keadaan kalut. Ifa mendekati suaminya dengan pelan, dia ingin tau apa yang membuat suaminya merasa seolah beban dikedua bahunya tidak bisa dia selesaikan sendiri. "Mas!!" lirih Ifa dengan mengusap salah satu bahu suaminya dengan lembut, dia memberikan cinta dan perhatian lewat sentuhannya. "Ah, sayang" sahut El dengan mematikan putung nikotin ditanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD