Ifa tidak menemui suaminya setelah dia dengan sang suami berbicara di balkon kamar sang suami yang sudah menjadi kamar nya dan El. Ifa, semalam memutuskan pindah kamar ke kamar dia sebelumnya untuk menenangkan pikirannya yang tengah galau dan tidak tenang. Dia bertanya-tanya, berapa banyak lagi rahasia yang disimpan suaminya dari dirinya, sebelum mereka menikah. Ifa, juga tidak menyalahkan suaminya sepenuhnya, karena menang dia dengan El menikah dengan sangat buru-buru belum tau menau bagaimana sikap, sifat, karakter, keluarga, pekerjaan dan yang lainya. Hanya saja El bisa mengatakan jauh sebelum mereka menikah, tapi El hanya memberikan dia kemanisan yang membuat Ifa sulit menolaknya. Ifa, merasa di Ratu kan suaminya, dia merasa tenang, aman, nyaman dan merasa bahagia, tapi semua kini

