Bab 43

1379 Words

Maxime yang sedang membuat kopi langsung terkejut saat mendengar ponselnya berdering, ia langsung mengambil ponselnya yang berdering yang berada di atas meja makan, dan betapa terkejutnya ternyata itu Raline. Setelah sekian lama ia merindukan sahabatnya baru sekarang ada kabar, tanpa tunggu lama Maxime pun langsung menerima panggilan tersebut, karena rindu sudah menggebu-gebu haru segera terobati. “Halo, Ra, ada apa pagi-pagi meneleponku?” tanya Maxime dengan senyuman semringah. Raline di seberang sana mengerucutkan bibirnya mendengar pertanyaan dari Maxime yang menyebalkan, seakan ia ia tidak merindukan sahabatnya itu. “Huh, dasar! Apa kau tidak merindukanku, Max? kita sudah lost contact sekian lama, tetapi kau sama sekali tidak ingin bertanya tentang kabarku. Kau benar-benar sahabat ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD