51. Membakar Rambut Lucia

1206 Words

“Di mana ayahku?!” Suara teriakan murka terdengar dari halaman akademi hingga menarik perhatian banyak murid. Saat ini adalah tengah hari yang sangat terik, siapa yang mungkin akan berteriak seperti orang bodoh? “Siapa pun, panggil kepala akademi kalian ke hadapanku!” teriak Lucia wanita yang tak lain adalah Lucia. “Orang bodoh! Apa dia putri tuan kota Melorie yang berniat menculik Irhea semalam? Sangat cocok, anak dan ayah sama-sama tidak memiliki otak,” gumam Althea sambil berjalan memutar koridor untuk menjauhi halaman akademi. Beberapa saat kemudian sosoknya sampai di depan kediaman Eukela. Althea mengetuk pintu, lalu menunggu selama beberapa saat. Hingga akhirnya pintu dibuka oleh Irhea yang tampak babak belur di seluruh wajahnya. “Oh, Dewa .... Kau cukup mengerikan!” Althea berg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD