25

1109 Words

Sejenak, Carmilla menenangkan diri untuk tidak terlalu panik atas apa yang membayangi pikirannya sekarang. "Lebih sederhananya, aku dan Austin hanya perlu sepakat untuk menentukan alasan yang tepat," gumam Carmilla, dia baru berpikiran seperti ini sejak dirinya menjadi tenang dan pada akhirnya bisa menjernihkan pikirannya dari segala kekhawatiran. ....skip.... Hari-hari pun berlalu, Carmilla telah kembali dengan aktifitasnya seperti biasa, yaitu fokus ke kuliahnya kembali bersama dengan Chloe, Carmilla pun selalu berjumpa dengan Kyler dan hubungan mereka hanyalah sebatas teman, walau di antara keduanya, Kyler tetaplah berharap banyak pada gadis tersebut agar mereka dapat memperbaiki keretakan yang telah menghancurkan dunia percintaan Kyler dan Carmilla. Setelah mata kuliah pertama sel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD