8

1178 Words
Carmilla sudah tahu apa yang harus dilakukannya sekarang, pada sore hari sembari berkaca di depan layar laptop-nya, gadis tersebut mulai menghubungi Kyler secara langsung karena dia tidak ingin berlama-lama jika harus menunggu balasan pria itu melalui pesan kirim. "Aku harap, dia mau mengangkatnya," gumam Carmilla. Sesuai harapannya, Kyler menjawab telepon dengan suara yang agak gugup. Halo, benarkah ini Carmilla? (Kyler) Benar, apa kau terkejut Mr. Griffin? (Carmilla) Carmilla, maafkan aku, aku akan menjelaskan semuanya. (Kyler) Tidak perlu, pria sialan, aku takkan semudah itu memaafkanmu sebelum kau menuruti apa kemauanku malam ini. (Carmilla) Baiklah, aku akan menurutinya, apa yang kau inginkan? (Kyler) Kita akan bertemu di club nanti malam, tenang saja ... aku tak ada niatan buruk seperti yang kau lakukan padaku semalam, jika memang dirimu benar-benar ingin mendapatkan maaf maka dengarkan segala perintahku, okey? (Carmilla) Tentu saja. (Kyler) Baiklah, aku tutup teleponnya setelah ini, kita akan bertemu pada pukul 8 malam dan aku datang bersama Chloe untuk berjaga-jaga agar kau tidak macam-macam terhadapku. (Carmilla) Tanpa menunggu balasan pria itu, Carmilla memutuskan teleponnya, tidak peduli jika Kyler harus marah atau apalah itu, karena dia sangat sakit hati setelah mengingat apa yang pria itu lakukan padanya semalam. "Aku akan membalas semuanya, Mr. Griffin!" Selanjutnya, Carmilla menelepon Raymond dan tepat dugaan bahwa pria itu mengangkatnya dengan cepat. Halo, Nona manis, tidak biasanya dirimu meneleponku, ada apa? (Raymond) Aku ingin ke club nanti malam, aku butuh seseorang untuk menemaniku di tempat itu, karena aku belum pernah terjmaah dengan tempat seperti itu, bisakah? (Carmilla) Hm, tumben, apa kau merencanakan sesuatu the sugar lady? (Raymond) Tentu tidak, Tuan Raymond, memangnya apa yang bisa dilakukan oleh gadis sepertiku yang telah patah hati karena Kyler sialan itu! (Carmilla) Carmilla berhasil menjebak Raymond dengan bukti pria yang sedang tersenyum licik di seberang telepon dan membatin bahwa ini adalah kesempatan besar untuk mendapatkan Carmilla tanpa diganggu lagi oleh sahabatnya sendiri. Ah, tentu bisa, apa pun yang kau inginkan my sugar, kapan kita bertemu di sana? (Raymond) Jam 9 malam. (Carmilla) Baiklah, aku akan datang tepat waktu, baby, aku takkan membuatmu menunggu. Sampai jumpa nanti malam, aku akan membuatmu senyaman mungkin di atas ranjang yang empuk. (Raymond) Setelah Carmilla menelepon Raymond dan menyelesaikan tugasnya, dia segera memberitahu Chloe bahwa dia telah berhasil. Chloe yang sedang asyik bersemedi di kamar mandi sembari bermain ponsel, langsung merasa bahagia dan senang bukan main, segera wanita itu membalasnya dengan kalimat : good job, Carmilla. Kita akan menyiksa mereka berdua nanti malam, kau menjeda pertemuan mereka selama sejam bukan? Carmilla pun membalas dengan emoticon jempol. "Baiklah, kita akan bermain nanti malam dan aku takkan sabar melihat mereka tersiksa." .... Selayaknya semalam, dentuman musik sedikit mengusik telinga Carmilla karena efek dari tidak terbiasanya dia berada di tempat tersebut, sesuai perjanjiannya bersama Chloe untuk bertemu pada pukul 7 di club, kini dia sedang menunggu di sana. Beberapa pria sempat menggoda Carmilla yang menunggu di sana, dengan halusnya, Carmilla menolak tawaran mereka untuk berdansa bersama, karena Carmilla tahu pasti bahwa dia akan berakhir buruk jika menuruti permintaan pria-p****************g itu. "Kau sedikit tidak asyik, Nona. Apa ini pengalaman pertamamu berada di sini?" tanya seorang pria yang masih berusaha untuk mengajak Carmilla berdansa bersama, tapi sama seperti sebelumnya, dia menolak lebih halus lagi. "Saya tidak bisa, Tuan. Saya ada keperluan lain di sini, maaf sekali," jawabnya. "Baiklah, Nona. Maaf jika aku menggamggumu," balas pria itu kemudian pergi meninggalkannya. Rasa lega terembus dari bibirnya, pria itu telah pergi menjauh yang pastinya Carmilla melihat dia menuju suatu ruangan. 15 menit berada di sana, akhirnya Chloe telah tiba, Chloe sedikit terlambat karena macet yang menghadang. "Maafkan aku, di perjalanan sedikit terhambat karena banyaknya kendaraan," ucap Chloe dan Carmilla mengangguk. "Baiklah, apa yang akan aku lakukan nanti, Chloe? Bagaimana caraku untuk mengajaknya ke suatu ruangan?" "Pertama-tama kita harus menyewa ruangan tersebut, kamu satu dan aku satu pula," jawab Chloe. Total waktu yang akan mereka habiskan di tempat ini, lebih dari tiga jam nantinya. "Lalu, apa yang aku lakukan ketika berada di ruangan bersama Kyler ataupun Raymond?" Goda mereka, lakukan apa pun agar bisa membuat keduanya takluk dan kau harus membisikkan sebuah kata, yaitu, "Aku sedikit suka permainan yang kasar, bolehkah?" Chloe memberi contoh dan tidak sampai di sini saja, "jangan lupakan untuk menatapnya dengan penuh hasrat, kalau bisa, kau harus menggigit bibirmu se-seksi mungkin, Carmilla. Kau harus gila malam ini, demi tercapainya rencana kita," lanjut Chloe dan tak sadar mata Carmilla berkedip berulangkali, karena wanita itu tidak percaya jika Chloe sangat nakal. "Aku curiga kau pernah melakukan itu Chloe, kau seperti guru yang sangat berpengalaman," ucap Carmilla. "Apakah itu pujian di balik hinaan?" tanya Chloe dengan nada yang sebal. "Tentu ledekan, aku baru tau ternyata dirimu ada jiwa mesumnya sedikit, hi hi hi," ledeknya lagi dan Chloe mendengus. "Kau saja yang terlalu polos dan primitif," balas Chloe dan Carmilla yang menjadi kesal dengannya sekarang. Tanpa membuang waktu lagi, Carmilla dan Chloe berpencar, mereka menyewa satu ruangan yang masing-masing akan menjadi saksi atas derita dari Kyler dan Raymond. Ketika mereka bertemu kembali, Chloe memberikan sebuah tali kepada Carmilla dan mengucapkan, "Aku hampir saja lupa memberimu ini, kalau kau telah sukses mengikatnya, aku akan melakukan tugasku untuk mengeksekusi Kyler, paham, kan?" "Briliant! Ternyata itulah tujuanmu yang sebenarnya Chloe, dan kau benar-benar pantas mendapatkan wanita pecandu pria terkapar," puji Carmilla. "Hei, aku tidak seperti itu, ini pun aku baru melakukannya karena demi membantumu, kau harus berterima kasih," balas Chloe. "Tentu, terima kasih banyak, Chloe!" "Tidak ikhlas sama sekali!" sinis Chloe dan Carmilla cengengesan. Target pun tiba di lokasi, Chloe dan Carmilla segera berpisah, di mana Carmilla langsung menghampiri Kyler sementara Chloe menuju ruangan yang akan mengeksekusi Raymond nantinya. "Lakukan tugasmu dengan baik atau kita mendapatkan masalah baru yang lebih besar dari sebelumnya, Carmilla," ucap Chloe sebelum masuk ke ruangan. Carmilla menarik napas dan mengembuskannya, hal itu terus dia lakukan sebanyak tiga kali untuk menyiapkan mental dan akting yang baik ketika berhadapan Kyler yang sudah berjarak beberapa meter darinya. "Carmilla," sapa Kyler. Carmilla melambaikan tangannya dan menyuruh pria itu untuk ke tempatnya. Kyler kini berada di depannya dan mendengar apa ucapan pria tersebut. "Carmilla, bagaimana bisa? Mereka tidak memerkosamu, kan?" tanya Kyler. "Untuk apa kau peduli? Aku tau itu palsu, Kyler," jawab Carmilla. "Aku benar-benar tulus, Carmilla! Aku melakukannya karena terpaksa dan ini semua gara-gara taruhan sialan itu, dan kau harus tahu siapa yang membuatku seperti ini," balasnya. "Aku sudah tahu semuanya, Kyler. Chloe menyeritakan apa yang kau katakan padanya," balas Carmilla pula dan Kyler senang mendengar itu. "Jadi ... apa kau mau memaafkanku?" Carmilla mengangguk dan senyum Kyler pun mengembang lalu memeluk gadis di depannya dengan begitu lembut. "Aku lega, Carmilla. Bisakah kita memulainya kembali?" Carmilla membalas pelukan Kyler, kemudian menjawab, "Tentu, Kyler. Tapi ada syaratnya." "Apa itu?" tanya Kyler dan pelukan mereka terlepas secara tiba-tiba dan sebuah perlakuan dari Carmilla, berhasil mengejutkan Kyler. "Aku ingin kita bercinta malam ini, Mr. Griffin, dengan begitu, aku akan memaafkanmu," jawab Carmilla dengan nada pelan, lalu sedikit memberikan embusan napas pada tengkuk pria itu setelah menurunkan leher Kyler secara perlahan. "Ja-jangan menggodaku, Carmilla," ucap Kyler dengan nada yang parau, Carmilla tak menyangka jika ekspektasinya akan semudah ini.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD