Pikiran

1035 Words

Lucas termenung di ranjang memikirkan perkataan mereka berempat tadi di ruang tamu, banyak hal tidak terduga yang di dapatkannya dalam sehari di kantor. Lucas berpikir bagaimana bisa semua tidak peka dengan apa yang terjadi karena dirinya tahu bagaimana telitinya Rifat dan Lila serta kakaknya Devan, mereka bahkan tahu dari hal yang terkecil sekali pun melebihi dirinya dan sekarang kebobolan dengan sangat mudah. “Abang belum tidur?,” suara Anggi membuat Lucas menatapnya. Lucas tersenyum bagaimana Anggi menatap dengan wajah mengantuknya, Lucas membelai wajah Anggi perlahan agar tetap tidur kembali. Anggi memegang tangan Lucas untuk menghentikan gerakan tangannya, Anggi beranjak duduk mendekati Lucas membuat dirinya terkejut dengan gerakan tiba – tiba yang Anggi berikan. “Abang mikir apa?.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD