Lucas mengatakan itu setelah bergabung dengan kedua pria di meja makan tersebut, kedua pria itu saling memandang membuat Lucas tersenyum melihatnya. Anak pertama menjadi beban tersendiri tapi tidak di sini karena semuanya saling mendukung bahkan saudara ipar pun juga mendukung bahkan membantu permasalahan yang dirinya alami. “Abang bicara buat siapa?,” Leo menatap Lucas bingung. Lucas tersenyum “buat Mas Pandu,” menatap Pandu dengan tatapan terima kasih sebesarnya “mungkin kalau bukan karena mas aku gak mungkin bisa lepas dari dia.” Pandu tersenyum “yang penting kamu sudah sadar cukup dan jangan sia – siakan wanita baik yang kamu dekati ini.” Lucas mengangguk selanjutnya kedua pria ini mengajak dirinya untuk berada di ruang kerja yang bisa dipastikan membicarakan pekerjaan. Peraturan n

