DL-29

1163 Words

Liburan tiba, Pustin bisa kembali ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga. Pustin berada di meja makan. Salsa sudah menyiapkan beberapa makan malam untuk mereka berdua. “Bagaimana kabar anak kita tercinta, Sayang?” tanya Pustin sembari memegang perut Salsa yang sudah besar. “Semakin kencang menendangnya. Kau harus merasakannya. Kuat sekali tendangannya,” balas Salsa yang duduk di dekat sang suami. Pustin menyantap makanan Salsa dengan lahap. Tampak dia cukup kelaparan, “Selalu enak masakan buatmu, Sayang.” “Ini masakan seperti hari-hari biasanya, Sayang.” Salsa mengambil makanan untuknya. “Ya, dan selalu spesial setiap hari,” balas Pustin. “Sayang, apa kau sudah mendapatkan kabar?” tanya Salsa ditengah-tengah makan malam mereka. “Kabar apa, Sayang?” tanya Pustin setelah menyelesa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD