"Aku tidak menyangka kalau Pustin bisa melakukan pertolongan pertama seperti tadi," kata Daren di sela-sela kegiatannya yang sedang membersihkan kamar sel mereka. Dia adalah salah satu tahanan. Dalam satu sel yang ditempati Daren, ada lima orang. Di antaranya Mavra, Jack, Martin, dan yang paling baru adalah Braden. Lelaki yang baru menjadi narapidana itu mendapat bagian satu kamar sel dengan mereka berempat. "Dia memang pandai bergaul dengan siapa saja," sahut Martin. "Cepat kerjakan! Kalau kau masih bermalas-malasan, akan aku hujam lagi bagian belakangmu yang sudah longgar itu karena dipakai sekian banyak narapidana seisi Abodie In Hell!" Jack mengancam Braden yang dari tadi terlihat malas-malasan saat membersihkan toilet kamar sel mereka. Braden mengangguk, dia tidak bisa membantah.

