“Kau tidak mau menjawab pertanyaanku, Elora?” Elora abai. Ia memilih untuk kabur dan kembali ke kamar. Tentu saja, kamar tamu yang sedang ia tempati saat ini. Kamar tamu yang diminati oleh Damian juga. Elora mempercepat langkahnya, saat Damian kembali memanggilnya. Malas sekali Elora menjelaskan pada Damian alasan ia pindah kamar, ke kamar tamu. Bahkan Stevan saja belum tahu jika ia pindah ke kamar tamu. “Elora!” “Elora Dashara!” Elora benar-benar menulikan pendengarannya, dan terus melangkah tanpa berniat untuk berhenti apalagi menanggapi Damian. Namun, suara benda yang sengaja dijatuhkan membuat Elora menghentikan langkah dan berbalik badan hanya dalam seperkian detik. Ia menganga menatap Damian yang tengah berdiri dengan tatapan yang tajam. Terlihat sekali jika pria itu teng

