"Sayang, kamu udah siap, ya?" tanya Kinan begitu Queen membuka pintu kamarnya yang baru ia ketuk. "Iya, Ma," jawab Queen, ia menatap sang ibu yang mengenakan pakaian serba hitam begitu juga dengan Ricko yang berdiri di sebelahnya. "Sayang, istri Pak Lukman meninggal," kata Ricko seolah menjawab pertanyaan yang belum sempat Queen ungkapkan melihat penampilan kedua orang tuanya. "Pak Lukman atasan Papa?" tanya Queen memastikan, Ricko mengangguk membenarkan. "Iya, Sayang. Makanya Papa sama Mama mau melayat dulu, ya. Kamu pergi ke dunia fantasinya sama King dulu berdua. Nanti selesai melayat Mama sama Papa nyusul kalian ke sana," kata Kinan memberitahu maksud mereka berdua menemui Queen di kamarnya. "Iya, Nak, kamu tau kan Pak Lukman dan Papa dekat sekali. Enggak enak kalau kami engg

