Aurora pergi ke rumah sakit. Pada saat berada di jalan pulang, Aurora mendapatkan pesan dari ibunya yang menyuruh untuk pergi ke rumah sakit dan bertemu di tempat. Setelah tiga puluh menit, akhirnya Aurora telah sampai di depan gedung yang mampu membuatnya semakin tidak tenang. Pikiran dan hati sudah tidak bisa dikondisikan. Padahal, dia belum juga melangkahkan kaki ke dalam gedung itu. Masuk dengan kaki yang lumayan bergetar, mencari ibunya yang sedang mengantre untuk malukan pendaftaran. Akhirnya Aurora bertemu dengan Nilam yang tengah memakai kemeja putih dengan rok berwarna hitam. Duduk di sebelah kanan Nilam, sembari berdoa agar tidak terjadi sesuatu di dalam tubuhnya. “Mbak, maaf, apakah benar dengan Mbak Aurora?” tanya seseorang yang ada di sebelah kirinya. Aurora tidak mengenal

