18

1022 Words

"Nak, apa yang kau katakan? Kau tahu sendiri bukan bahwa bangsa wolf yang kehilangan mate-nya pasti akan lebih memilih melemah dan mati karena sama saja ia kehilangan separuh jiwanya. Hidupnya akan tidak lengkap tanpa kehadiran seorang mate," ucap Renata lembut mencoba menasehati Lily kemudian keluar dari ruang rawat Lily. Lily meneteskan air mata, ia tahu bagaimana rasanya kehilangan. Ia sudah kehilangan kedua orang tuanya, ia juga seorang halfwolf yang tahu bagaimana rasanya jika kehilangan mate. Tapi rasa sakitnya menutupi pikiran jernihnya. Apalagi Schylla yang amat sakit hati terus mendesak Lily agar meninggalkan pack ini secepatnya. Ayo Lily, bawa aku pergi secepatnya dari sini! rengek Schylla. Tunggu waktu yang tepat Schylla, penjagaan di pack ini sangat ketat. Dan aku yakin pria

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD