Dimulai

1528 Words

“ Sakha, apa- apaan sih kamu?” tanya Ines ketika ibunya pamit untuk membuatkan minuman untuk bakal calon menantunya tersebut. Hal yang nampak sangat jelas di wajah wanita berusia matang tersebut karena baginya, ini adalah pertama kalinya Ines mengenalkan pria pilihannya sendiri dan teman dekat pria yang pasti memiliki arti tersendiri baginya. “ Apa sih?” ucap Sakha heran karena tidak tahu apa maksud Ines saat ini. “ Apa- apaan kamu langsung ngasih tahu ibu kalau kita akan menikah? Kamu kira menikah itu gampang?! Kamu kira mempermainkan perasaan ibu itu nggak masalah?!” “ Ya emang ap susahnya? Toh kita emang bakalan menikah. Toh cepat atau lambat orang tua kamu harus tahu rencana kita ke depannya.” “ Tapi kita belum membicarakan soal menikah, Sakha. Kita hanya sepakat untuk berpura- pur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD