Dinner

1388 Words

“ Gimana, Mel? Ada perkembangan?” tanya Ines pada Melia saat mereka sedang duduk bersama untuk makan siang. Melia yang sedang membuka kotak makanan dari kertas miliknya menggeleng perlahan dan menatap Ines dengan datar. “ Kenapa? Kepikiran?” “ Ya iyalah, Mel. Aku tuh jadi nggak fokus kerjain apapun. Aku takut kalau nanti bakalan ada drama lagi.” Melia kemudian menatap Ines dengan seksama dan dengan ragu hendak melontarkan sebuah pertanyaan yang sejak beberapa hari lalu muncuk di benaknya. “ Nes… Kalau nih ya, misalnya dia emang mas Arya. Apa yang bakal kamu lakuin?” Ines yang baru saja hendak menyendokkan makanan ke dalam mulutnya langsung terlihat sendu dan meletakkan sendok tersebut ke dalam kotak makanan miliknya. “ Aku nggak tahu, Mel. Dan mungkin sedikit terdengar jahat, tapi…

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD