Memohon untuk Dikasihani

872 Words

. . . Ke-esokan harinya di kamar berukuran besar yang dipenuhi aroma lavender di apartemen Sky Garden, samar-samar terdengar suara seseorang tengah merintih memelas belas kasihan! Bahkan sekilas, suara itu terdengar begitu... menyedihkan! "Aww.... Shen Yiyi... Kumohon bangunlah..." Samar-samar suara itu kembali terdengar dengan nada yang begitu lirih, sangat lirih, sampai-sampai nyamukpun sulit untuk mendengarnya. Namun sayangnya, meskipun ia telah memohon berkali-kali dalam gumamannya itu, seseorang yang sejak semalam menindihnya tidak kunjung bangun juga dari mimpinya. Entah apa yang sedang dimimpikan gadis bodohnya itu sampai-sampai ia mengeluarkan air liur yang begitu banyak, bahkan air liurnya itu mampu untuk membentuk beberapa pulau-pulau kecil di d**a kokohnya yang terlihat sud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD