Julio tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya saat melihat Elysia yang tidak sadarkan diri. Wajar memang Elysia akhirnya seperti ini karena dia tidak bisa menahan rasa sakit akibat dia yang menandai gadis itu. Tanpa pikir panjang Julio segera membawa tubuh Elysia yang lunglai dalam dekapannya menuju salah satu pondok kecil yang dia bangun di tengah hutan seperti ini, tempatnya tidak jauh dari tempat dia menemukan Elysia pingsan sehingga memudahkannya untuk segera memberikan pertolongan pada matenya itu. Hujan yang semakin deras membuat Julio semakin mengeratkan dekapannya pada tubuh Elysia. Julio merasakan tubuh Elysia yang semakin dingin dan bibir Elysia mulai membiru membuat Julio membawa kepala Elysia semakin merapat pada dadanya, dia berharap dengan tubuh Elysia yang berada di dekap

