“Happy birthday kesayanganku...” Kakek memeluk Lanna erat setelah Lanna datang dua hari sejak ulang tahunnya. Dan yang membuat Lanna semringah adalah ada Ramon yang baru datang dari Singapura. “Terima kasih, Kek.” “Semoga kalian cepat dapat momongan.” “Amin,” ujar David yang menuai tatapan tajam dari Lanna. Ramon menangkap tatapan tajam itu yang membuat Ramon semakin percaya diri untuk mendapatkan Lanna. Bagaimana nanti dia menangani perasaannya, itu urusan nanti. Yang jelas cinta sudah mekar di hati Ramon untuk Lanna. “Sayang, mamah dan papah sedang plesiran. Kalau saja mereka ada di sini, pasti mereka akan ngasih tiket liburan ke Lanna.” “Ngasih tiket liburan?” sebelah alis Lanna terangkat. “Ya,” sahut Ramon. “Liburan kemana, Kak?” “Ke Neptunus.” Lalu dia terkekeh. “

