Bagian 26 Sandra, maafin Mas ya!" Mas Ilyas meraih tanganku, kemudian menciumnya. Mungkin ia pikir dengan bersikap manis padaku maka aku akan memaafkannya. Tidak! "Aku mau tidur, Mas. Aku ngantuk!" "Tolong Sandra, dengerin penjelasan Mas dulu." Aku kemudian berdiri, mengambil bantal dan selimut yang ada di atas kasur, kemudian memindahkannya ke atas sofa. "Kamu mau tidur di sofa? Jangan gitu dong, Sandra!" "Bukan aku, tapi kamu, Mas. Malam ini Mas tidur di sofa. Aku tidak mau tidur satu ranjang denganmu." "Mas kan sudah minta maaf. Tolonglah, Sandra!" "Jika Mas tidak bersedia tidur di sofa, biar aku saja. Mas tetap tidur di ranjang ini." "Baiklah, tapi tolong dengerin Mas dulu, Sandra. Banyak hal yang ingin Mas bicarakan denganmu." Mas Ilyas menarik tanganku, lalu mendekapku ke d

