Sesampainya di dapur, Deema melihat-lihat terlebih dahulu, apakah ada chef yang sedang memasak di dapur atau tidak. Tak lama, Mesha pun menjawab pertanyaannya. “Kamu gak perlu khawatir, sepertinya sudah tidak ada orang lagi yang akan memakai dapur ini.” Deema mengangguk dan merasa lega. Aiden bilang, jika di sini ada dua chef yang menyiapkan makan untuk mereka, namun Deema belum pernah melihat chef satunya lagi, selain chef yang kemarin membuat roti bersamanya. “Satu chefnya lagi kemana ya, Kak? Selain chef yang kemarin?” Deema lebih baik bertanya agar tidak penasaran. “Beliau hanya memasak sarapan pagi dan makanan siang saja, tapi itu pun terkadang di dalam dapur sini, atau beliau memasak di dapur hotel dan diantarkan ke sini,” ucap Mesha yang memberikan informasi. “Aish … Mas A

