Aku memang bukan orang yang paling rajin berdoa. Tapi, setiap kali aku berdoa, namamu selalu ada bersama doa-doaku yang lain. *** Hari-hari terasa begitu lambat berlalu karena Deeka tidak ada di sisi Nara. Deeka masih belum kembali dan tidak memberinya kabar. Nara terus menunggu seperti orang bodoh. Ia mengurung diri di kamar, tidak mau berangkat ke sekolah, tidak mau makan—yang ia lakukan hanyalah menunggu kabar dari Deeka. Kabar dari pemilik nama terindah bagi Nara. Nama cowok itu aneh, tidak memiliki arti, tapi bagi Nara,nama cowok itu begitu berarti bagi hidupnya. Nara rasa ia akan sulit hidup jika tanpa cowok itu. Tanpa senyum, tawa, dan tatapan Deeka—hidup Nara pasti akan terasa sangat kelabu. Nara baru saja merasa bahagia karena sudah menemukan pelangi, tapi p

