fdsafasdf

249 Words
Awalnya, kejahilan Juan pada Gendis hanya berdasar pada dua alasan. Pertama, Juan tak seperti Kairav dan Sefan yang hobinya belajar. Kedua, rasa ingin memiliki adik perempuan yang tak kunjung menjadi kenyataan. Tapi sayang, interaksi Juan dan Gendis harus terjeda karena sebuah peristiwa. Peristiwa yang juga membuat Juan mengerti, rasa ingin memiliki seperti apa yang ia punya terhadap Gendis.   Liburan Juan menjadi awal dari semua masalah. Sejak saat itu tak ada lagi yang mempermasalahkan panggilan Gendis terhadap Kairav, tak ada lagi yang menantang Gendis untuk balapan sepeda, tak ada lagi yang memanggil Gendis dengan sebutan Bakpao, juga tak ada lagi yang dapat Gendis panggil Ayam Jago.   Di sekolah, tak ada lagi yang menjaga Gendis dari anak nakal sekaligus cengeng seperti Andra. Tak ada lagi siswa kelas 1 SD yang mendapat teguran dari guru lantaran selalu masuk kelas terlambat setelah jam istirahat berakhir. Tentu alasan keterlambatan ini adalah jarak antara TK dan ruangan SD cukup menyita waktu jika ditempuh oleh kaki mungil Juan.   Meski begitu Gendis masih antusias menanti kepulangan Juan dari libur panjangnya. Bahkan ia sudah tak mempermasalahkan bila Juan kembali tanpa membawa boneka Pinkie Pie yang sedang berpelukan dengan ayam jago seperti oleh-oleh yang diinginkan Gendis. Sampai akhirnya, setelah dua tahun menunggu, Gendis harus menerima kenyataan pahit ketika mata coklatnya melihat orang lain menghuni rumah Juan. Bukan hanya Gendis yang tak terima akan kepergian Juan, tetapi juga Kairav. Apalagi setelah Kairav melihat bagaimana Gendis kecil yang selalu menanti Juan dari balik pagar besi, pelindung rumah berlantai dua milik mereka.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD