Saat bahagia, masa lalu bukan sesuatu yang penting. Masa lalu adalah masa yang terlewat dan terlupakan. Hanya masa sekarang dan masa depan yang indah yang diingat. Perasaan itu juga sempat dirasakan Bening. Ingatannya hanya berawal saat membuka mata di sebuah rumah sakit. Di atas brankar, dengan jarum infus dan jarum untuk menambah darah tertusuk di punggung tangannya. Dua kakinya tidak bisa bergerak, seakan lumpuh yang membuatnya histeris. Kemudian hari demi hari adalah masa yang indah. Kehidupannya dengan ayah dan kakek adalah sebuah kesempurnaan. Tidak ada kesedihan, hari berganti hari hanya tawa bahagia. Hingga akhirnya sebuah mimpi harus segera berakhir. Satu persatu kisah masa lalu muncul. Dimulai dari mimpi – mimpi buruk yang membuatnya susah tidur. Bertemu dengan kakak lelaki y

