“Al ...,” kata Jane tidak percaya dengan apa yang dia lihatnya. Aliska memang membuka topeng yang selama ini dia kenakan, tapi topeng itu bukanlah untuk menyembunyikan jati dirinya yang seaungguhnya, topeng itu dia kenakan untuk menyembunyikan luka yang begitu mengerikan di pipinya yang selama ini terlihat begitu mulus dan indah. Ada sebuah bekas jahitan yang memanjang dari bagian bawah pipinya hingga ke keningnya hingga membuat Jane tidak percaya jika perempuan yang berada di hadapannya memiliki luka begitu besar. Selama dia mengenal Aliska, dia mengenal gadis itu sebagai seorang perempuan yang begitu cantik, mulus, dan tentu saja tidak pernah ada satupun noda yang hinggap di wajahnya hingga jerawatpun seakan enggan untuk tumbuh di sana. Tapi kini Jane mengetahui semuanya jika wajah y

