“Hentikan kebiadan kalian!” teriak seseorang sambil tetap menodongkan pistol sambil melangkahkan kakinya memasuki ruangan di mana Rocky dan Aliska tengah menyiksa Jane. Mendengar suara seseorang masuk, Rocky langsung melihat ke aras suara itu berasal. Betapa kagetnya dia saat melihat seorang pria bertubuh tinggi dengan mengenakan kaos pollo berwarna Navy berjalan ke arahnya. Rocky sangat mengenal pria itu, karena dia adalah sahabatnya-Sandy. “Loe ngapain ke sini, San? Bukankah sudah gue bilang kalau hari ini gue gak mau loe temui!” bentak Rocky dengan tatapan penuh amarah. “Santai, Bro, gue ke sini hanya karena panggilan tugas saja,” mata Sandy dengan suara yang sangat santai dan terus berjalan hingga berhenti di belakang Aliska dan menodongkan pistolnya ke kepala gadis yang masih memeg

