Bab 40

1086 Words

“Hallo Jane,” kata seorang pria yang baru saja memasuki ruangan yang sangat luas dan di penuhi dengan lukisan Jenie. Dengan tatapan yang begitu tajam, Jane langsung menatap ke arah pria itu. Kilat kebencian langsung terpancar di mata indahnya. Kembali Jane berusaha untuk menggerakkan tubuhnya agar mendekati pria itu, tapi IPTU Haidar memegangi kursinya dengan sangat kuat hingga Jane tidak dapat menggerakkan kursi itu. Dengan langkah gontai, pria itu berjalan ke arah Jane dengan sebuah senyuman yang menghiasi bibirnya. Dia terlihat begitu menikmati apa yang ada di hadapannya, terutama aliran darah yang tiada hentinya keluar dari pipi Jane yang terluka. Setelah berada tepat di hadapan Jane, dia mengulurkan tangannya untuk memegang dagu Jane dan mengangkatnya sedikit ke atas sehingga Jane

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD